You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemukiman Warga Bukit Duri Masih Tergenang Air
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemukiman Warga di Bukit Duri Tergenang

Hujan deras yang berlangsung sejak Rabu (21/1) malam membuat sebagian pemukiman di Kelurahan Bukit Duri, Tebet tergenang banjir akibat luapan Kali Ciliwung.

Sudah dari pagi tadi Kali Ciliwung meluap dan airnya menggenangi wilayah sini

"Sudah dari pagi tadi Kali Ciliwung meluap dan airnya menggenangi wilayah sini," ujar Zaelani (42), salah satu warga RT 12/10 Bukit Duri, Kamis (22/1).

Katulampa Siaga 3, Warga Diminta Waspada

Kawasan Bukit Duri tepatnya di Jl Kampung Melayu Kecil memang kerap digenangi air luapan Kali Ciliwung. Sehingga warga terbiasa dengan genangan air. "Ini masih dangkal jadi tidak mengungsi. Yang paling dalam genangan air saat ini cuma sekitar 60 sentimeter," ucapnya.

Pantauan beritajakarta.com, belum terlihat warga yang mengungsi. Beberapa warga juga terlihat beraktivitas seperti biasa.

Bahkan Sekolah Yayasan Perguruan Rakyat yang biasanya meliburkan siswanya, tetap menggelar proses kegiatan belajar mengajar karena air belum masuk ke dalam kelas.

Tidak hanya di pemukiman warga, genangan juga terlihat di sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan. Seperti di Jl Abdullah Syafei menuju Kuningan dan Jl Dr Sahardjo hingga perempatan Pancoran. Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan cukup panjang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3255 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2879 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1626 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1446 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1234 personFolmer